
Badung, 16 Februari 2025 – Pemberian materi pertolongan pertama menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATDAS) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Politeknik Negeri Bali. Pelatihan yang digelar di Markas PMI Kabupaten Badung mulai 15 hingga 21 Februari 2025 ini mendapat respon positif dari 31 peserta yang sangat antusias mengikuti setiap sesi, baik sesi materi maupun sesi praktek yang diberikan oleh pelatih.
Materi pertolongan pertama disampaikan oleh empat pelatih PMI berpengalaman, yang telah melatih di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang sangat berguna dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan atau kondisi darurat. Beberapa topik yang dibahas antara lain prinsip umum pertolongan pertama, penilaian perdarahan dan syok, cedera otot rangka, serta pertolongan pertama pada korban banyak.
Para peserta tampak sangat antusias, mengikuti setiap sesi materi dan praktek dengan semangat. Tidak hanya mendengarkan teori, mereka juga dilibatkan dalam latihan praktik, menggunakan peralatan standar PMI serta alat improvisasi yang ada di sekitar. Hal ini menunjukkan kesiapan dan ketangkasan para calon relawan PMI dalam menghadapi situasi darurat yang bisa terjadi kapan saja.
Pelatihan ini dilaksanakan pada hari pertama dan kedua DIKLATDAS, dan materi lainnya akan dilanjutkan hingga pelatihan lapangan pada tanggal 21 Februari 2025 mendatang. Selain materi pertolongan pertama, pelatihan ini juga akan mencakup berbagai aspek penting dalam penanganan bencana dan pertolongan medis di lapangan.
Pelatihan pertolongan pertama ini menjadi bukti nyata komitmen PMI dalam mencetak generasi muda yang terampil, siap, dan tanggap dalam situasi darurat. Diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu memberikan pertolongan yang tepat dan cepat saat dibutuhkan.














