Badung, 18 Juni 2025 — Lomba Hasta Karya pada acara JUMBARA ke VI yang berlangsung di SMAN 1 Kuta Utara sukses menarik perhatian seluruh peserta. Lomba ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus sarana menanamkan nilai cinta lingkungan bagi anggota PMR tingkat Madya dan Wira.
Hasta Karya adalah karya kerajinan tangan yang dibuat dari bahan daur ulang, limbah, atau bahan alam yang ramah lingkungan. Masing-masing sekolah mengirim satu kelompok yang terdiri dari tiga orang untuk mengikuti lomba ini. Masing-masing kelompok diberi waktu dua jam dan hanya menggunakan bahan terbatas untuk menyusun karya mereka.
Tim perwakilan dari SMPN 1 Kuta Utara yang terdiri dari Dina, Amanda, dan Zaneta dengan penuh kreativitas dan kerja sama, mereka memanfaatkan tutup botol bekas yang sering dianggap sebagai sampah tak berguna, lalu menyulapnya menjadi sebuah tas tangan unik dan menarik. Tidak hanya itu, mereka juga memadukannya dengan bahan bekas lainnya seperti potongan kain perca dan tali rafia untuk memperkuat struktur tas.
Melalui sentuhan seni dan ide yang cemerlang, tas hasil karya mereka tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya mendaur ulang dan mengurangi limbah plastik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa barang yang dianggap sampah bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna dan keren,” ujar Amanda dengan semangat.

Karya mereka pun mendapat banyak pujian karena orisinalitas, ketelitian, dan makna lingkungan yang dibawanya. Lomba hasta karya menjadi bukti bahwa PMR bukan hanya bergerak di bidang kesehatan dan kemanusiaan, tetapi juga aktif dalam gerakan peduli lingkungan. Diharapkan kegiatan ini bisa membekali anggota PMR dengan keterampilan hidup yang bermanfaat untuk masa depan.

















PMR SMP Negeri 1 Kuta Utara tetap semangat mengikuti Kegiatan JUMBARA Kab.Badung.
Sangat menginspirasi, anak-anak kreatif
Semangat terus berkreasi anak-anak. Semangat💪
Semangat anak anak 💪🏻💪🏻