NAGEKEO — Palang Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat komitmen integritas dan perlindungan dalam setiap operasi kemanusiaannya. Bertempat di Posko/Markas PMI Kabupaten Nagekeo, kegiatan sosialisasi Safeguarding dilaksanakan pada 18 September, pukul 10.00–11.00 WITA, sebelum penugasan layanan dimulai.

Sesi ini disampaikan oleh Nabila Nursepti Aryanti dan diikuti oleh 17 orang relawan dewasa, dengan lima di antaranya adalah relawan perempuan.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memantapkan komitmen gerakan Palang Merah Internasional dan PMI untuk memastikan seluruh bentuk layanan kemanusiaan di lapangan tetap aman, bermartabat, serta bebas dari eksploitasi dan pelecehan seksual (PSEA).

Selain materi Safeguarding, peserta juga mendapatkan materi pendukung berupa: Psikoedukasi Relawan: Menjaga kesehatan mental serta kesiapan psikologis relawan sebelum diterjunkan ke masyarakat. Promosi Kesehatan (Promkes): Penguatan pesan-pesan edukasi kesehatan yang akan disampaikan kepada masyarakat sasaran.

Melalui kegiatan pra-layanan ini, para relawan diharapkan tidak hanya siap secara operasional, tetapi juga memegang teguh standar etika kemanusiaan dan perlindungan penerima manfaat selama bertugas di Kabupaten Nagekeo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here