Bencana kebakaran adalah salah satu bencana yang sering terjadi tidak mengenal waktu dan tempat, apapun akan cepat dilalap si jago merah apabila tidak mendapat penangangan dengan cepat, sigap dan tanggap. Hal inilah yang juga mendorong KSR PMI Unit Politeknik Negeri Bali kembali mengadakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran PNB Siaga Bencana #8 pada tahun 2022. Kegiatan ini juga sedianya merupakan agenda program tahunan yang sudah terselenggara sebanyak 8 kali dari semenjak KSR PMI Unit PNB berdiri.

 Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari pada Sabtu- Minggu (26-27) di Gedung Widya Guna Politeknik Negeri Bali menjaring 40 peserta yang terdiri dari mahasiswa kampus perwakilan masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di PNB. Materi yang diangkat pun adalah materi-materi umum dalam Palang Merah seperti Kepalangmerahan, Pengantar Bencana, Pertolongan Pertama oleh pelatih dari PMI Kabupaten Badung dan yang tidak kalah penting adalah materi Kebakaran yang disampaikan langsung oleh Instruktur Pemadam dari Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Badung.

Kegiatan yang dihadiri dan dibuka oleh Pengurus Ketua Bidang Diklat PMI Provinsi Bali Bapak Drs. Nyoman Puasha Aryana, M.si juga di hadiri oleh Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung yang diwakilkan oleh  Kompyang Gde Wibawa selaku Kepala Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat (PPM) Diskarmat Kab.Badung serta Wakil Direktur 3 Politeknik Negeri Bali Bapak I G.N.B. Caturbawa, S.T.,M.Kom, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana dan Relawan PMI Kabupaten Badung AA Ngurah Noviartha, pembina UKM KSR-PMI Politeknik Negeri Bali I Gede Sudarta.

Dari kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran PNB Siaga Bencana #8 ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kewaspadaan, keterampilan, kesadaran, dan kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi bencana kebakaran baik dilingkungan kampus maupun di kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here